Viral di Media Sosial, Wisatawan Keluhkan Dugaan Penipuan Timbangan Pedagang Ikan Asongan di Palabuhanratu

RENJANINEWS.ID, PALABUHANRATU – Di tengah upaya Pemerintah Kabupaten Sukabumi meningkatkan standar keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung, sebuah informasi mengejutkan beredar luas di jagat maya pasca-libur panjang Paskah 2026. Seorang warganet melalui akun Facebook @Syamilekyou mengunggah keluhannya di grup Sukabumi terkait pengalaman tidak menyenangkan saat membeli ikan laut dari pedagang asongan di area jalanan depan Pasar Ikan Palabuhanratu, Minggu (5/4/2026). Pengunggah merasa ditipu karena berat ikan yang dibeli diklaim sebesar 2 kg, namun setelah ditimbang ulang di rumah ternyata hanya mencapai 1 kg.
Unggahan yang dilengkapi dengan foto oknum pedagang tersebut sontak memicu reaksi keras dari ribuan netizen. Banyak warga dan wisatawan yang mengaku pernah mengalami kejadian serupa, di mana praktik manipulasi timbangan di pinggir jalan disinyalir menjadi fenomena yang kerap terjadi. Selain masalah timbangan, beberapa netizen juga menyoroti pola berjualan para pedagang asongan yang cenderung memaksa, sehingga menciptakan rasa tidak nyaman dan ketakutan bagi para pelancong yang sedang melintas di kawasan tersebut.
Kejadian ini dianggap sebagai pukulan bagi citra pariwisata Kabupaten Sukabumi yang sedang gencar mempromosikan keramah-tamahan daerah. Praktik oknum tidak bertanggung jawab ini dikhawatirkan akan memberikan kesan negatif permanen bagi wisatawan luar daerah yang berkunjung ke Palabuhanratu. Masyarakat berharap instansi terkait segera melakukan penertiban dan pengawasan lebih ketat terhadap aktivitas perdagangan asongan di jalur wisata guna memastikan hak konsumen terlindungi dan marwah pariwisata Sukabumi tetap terjaga dengan baik.