Marak Pencurian Water Meter, Perumda AM TJM Sukabumi Imbau Pelanggan Tingkatkan Pengawasan Mandiri
RENJANINEWS.ID, SUKABUMI – 21 Juli 2026 | Maraknya kasus pencurian meteran air (water meter) di pemukiman warga menjadi perhatian serius Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Jaya Mandiri (TJM) Kabupaten Sukabumi. Pihak manajemen secara resmi mengeluarkan seruan kepada seluruh pelanggan untuk meningkatkan kewaspadaan guna menjaga keberlangsungan pelayanan pasokan air bersih.
Manajemen Perumda AM TJM menegaskan bahwa water meter bukan sekadar alat pencatat volume penggunaan air bulanan, melainkan komponen vital dalam sistem distribusi jaringan perpipaan menuju rumah pelanggan. Kehilangan perangkat tersebut tidak hanya memicu kebocoran air (non-revenue water) secara signifikan, tetapi juga berdampak langsung pada terhentinya suplai air bersih secara mendadak di unit rumah tangga terdampak.
Guna meminimalisasi risiko tindakan kriminal ini, Perumda AM TJM Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat untuk menjalankan beberapa langkah preventif:
- Pengamanan Fisik Tambahan: Memasang pelindung atau box meter terkunci pada dudukan meteran tanpa menghalangi pandangan angka indikator saat pembacaan oleh petugas.
- Pengawasan Lingkungan: Meningkatkan kepedulian terhadap gerak-gerik asing di sekitar area meteran air rumah tangga, terutama pada jam-jam rawan.
- Verifikasi Petugas: Memastikan oknum yang melakukan pemeriksaan atau pengerjaan teknis merupakan petugas resmi Perumda AM TJM yang dilengkapi dengan seragam dan kartu identitas (id card).
- Pelaporan Cepat: Segera menghubungi call center atau kantor cabang Perumda AM TJM terdekat serta pihak kepolisian apabila menemukan indikasi perusakan maupun kehilangan unit meteran.
Perumda AM TJM menegaskan bahwa sinergi antara kesadaran pelanggan dan respons cepat petugas lapangan menjadi kunci penting untuk memastikan jaringan distribusi air bersih di Kabupaten Sukabumi tetap stabil, aman, dan dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan tanpa hambatan.