Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Bupati Asep Japar Tegaskan Penyesuaian APBD 2026 Berpijak pada Realitas Fiskal dan Skala Prioritas

RENJANINEWS.ID, PALABUHANRATU – 8 September 2026 | Bupati Sukabumi H. Asep Japar secara resmi menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Sukabumi terhadap Nota Pengantar Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Penyampaian nota tanggapan tersebut berlangsung dalam Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Senin (7/9/2026).
Di hadapan pimpinan dan anggota dewan, Bupati menegaskan bahwa restrukturisasi pada APBD Perubahan 2026 diformulasikan secara terukur dengan mempertimbangkan kapasitas fiskal daerah. Menanggapi penurunan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) pada tahun anggaran 2026 yang menekan postur penerimaan, Pemkab Sukabumi mengambil langkah rasionalisasi belanja agar alokasi yang tersedia terfokus pada target pembangunan utama.
“Pemerintah daerah berkomitmen memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi berbagai potensi pendapatan. Penurunan TKD menuntut penyesuaian prioritas, sehingga tidak seluruh usulan pembangunan dapat diakomodasi pada tahun berjalan,” papar Asep Japar.
Guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemkab Sukabumi menyiapkan serangkaian strategi intensifikasi dan ekstensifikasi. Langkah tersebut mencakup pemutakhiran basis data wajib pajak, digitalisasi serta penguatan sistem pengawasan pemungutan, optimalisasi pemanfaatan aset daerah, pembinaan BUMD, dan penggalian potensi ekonomi lokal. Bupati menggarisbawahi bahwa seluruh upaya ini didorong tanpa menambah beban bagi masyarakat maupun iklim investasi dunia usaha.
Terkait arah belanja daerah, Asep Japar menginstruksikan agar alokasi fiskal tetap memprioritaskan kelancaran roda pemerintahan, standar pelayanan minimal publik, serta penyediaan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mitigasi bencana alam dan keadaan mendesak secara akuntabel.
“Perubahan APBD 2026 bukan sekadar penyesuaian angka anggaran, melainkan instrumen evaluasi kinerja sekaligus penajaman prioritas pembangunan demi kemaslahatan masyarakat Sukabumi,” pungkasnya.