Pengembangan Agrowisata Unggulan: Bukit Durian Sagara Cikakak Padukan Potensi Ekonomi Pangan dan Lanskap Teluk Palabuhanratu
RENJANINEWS.ID, CIKAKAK – 10 Agustus 2026 | Sektor agrowisata di Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan tren pertumbuhan positif melalui optimalisasi potensi komoditas lokal yang dipadukan dengan lanskap alam kawasan pesisir. Salah satu destinasi yang menjadi pusat perhatian wisatawan lokal maupun luar daerah adalah Bukit Durian Sagara, yang terletak di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi.
Destinasi ini menawarkan perpaduan antara perkebunan durian produktif dengan pemandangan perbukitan yang langsung menghadap ke Samudra Hindia dan Teluk Palabuhanratu. Terletak pada ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut (mdpl), kawasan ini memberikan nilai tambah bagi daya tarik pariwisata berbasis alam di wilayah Sukabumi bagian barat.
Keunggulan utama Bukit Durian Sagara terletak pada pengelolaan kebun durian berbasis budidaya yang tertata. Wisatawan tidak hanya disuguhkan beragam varietas durian unggulan—seperti D24 (Si Sultan), Musang King, Blackthorn, hingga varietas lokal—tetapi juga dapat merasakan sensasi menikmati buah matang pohon secara langsung di area perkebunan. Selain itu, pihak pengelola menyediakan inovasi berupa aneka produk olahan durian seperti pancake, es krim, dan minuman segar untuk menjaga kontinuitas kunjungan wisatawan di luar musim panen.
Dari segi sarana infrastruktur penunjang, objek wisata ini telah dilengkapi dengan jembatan kayu panorama, gazebo, fasilitas kuliner restoran, hingga area perkemahan (camping ground). Integrasi antara potensi pertanian, daya tarik alam, dan kemudahan aksesibilitas menjadikan Bukit Durian Sagara sebagai salah satu model agrowisata berkelanjutan yang mampu memperkuat perekonomian masyarakat sekitar di Kecamatan Cikakak.