Akselerasi Swasembada Pangan, Dinas Pertanian Sukabumi Targetkan Lahan 5.000 Hektar untuk Program PM-AAS

0
1785671128_6a6f2dd815708_tCWkHubP0FAFu15OHipJ

RENJANINEWS.ID, PALABUHANRATU – 5 Agustus 2026 | Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi terus mematangkan langkah transformasi sektor agraris melalui implementasi program Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS). Program strategis dari Kementerian Pertanian (Kementan) ini menargetkan pemanfaatan lahan pertanian seluas 5.000 hektar di Kabupaten Sukabumi untuk diintegrasikan dengan teknologi modern berbasis mekanisasi presisi.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, menyatakan bahwa PM-AAS dirancang untuk mengubah paradigma pertanian konvensional menjadi sistem budidaya yang efisien, terukur, dan menguntungkan bagi para petani lokal.

“Saat ini produktivitas padi konvensional di Kabupaten Sukabumi berada pada angka rata-rata 5,7 ton per hektar. Melalui skema PM-AAS, kita menargetkan lonjakan produktivitas hingga mencapai 10 sampai 12 ton per hektar, sekaligus menekan biaya operasional produksi hingga 50 persen,” jelas Aep Majmudin.

Beberapa inovasi teknis unggulan dalam skema PM-AAS meliputi:

  • Sistem Tanam Benih Langsung (Tabela): Mengeliminasi proses persemaian dan tanam manual menggunakan alat mekanisasi tanam khusus.
  • Digitalisasi Pemeliharaan: Pemanfaatan drone untuk pemupukan cair serta penyemprotan proteksi tanaman yang presisi.
  • Mekanisasi Panen: Penggunaan combine harvester untuk meminimalisasi potensi susut hasil (loss rate) saat pemanenan.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi optimistis perluasan target area 5.000 hektar ini tidak hanya memperkuat posisi Sukabumi sebagai lumbung beras nasional, tetapi juga meningkatkan pendapatan dan daya saing ekonomi para petani secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *